Blog
- Sort by :
- Subcategory /
- Date
Penanganan Dini Bila Terpapar Covid-19 - Saling Menjaga
- Blog
- /
- 06/07/2021
Dalam kondisi pandemi yang semakin tidak menentu seperti sekarang ini, semakin banyak saudara dan teman dekat kita terpapar COVID-19 sehingga kita merasa virus ini semakin dekat dengan kita, terlebih banyak informasi beredar tentang obat dan cara penanganan yang membuat kita bingung. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui informasi dari ahli terkait bagaimana mendeteksi dan melakukan penanganan dini jika kita terpapar COVID-19 agar kita dapat lebih tenang dan dapat memilih keputusan yang tepat. Pada acara #SalingMenjaga Webinar yang dilakukan pada 5 Juli 2021, Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D., FINASIM akan menjelaskan apa yang perlu kita lakukan di tahap awal deteksi dan penanganan COVID-19. Penyakit ini disebabkan oleh Virus SARS Cov-2 dengan ciri-ciri di antaranya:
7 Langkah untuk Menjaga Agar Ginjal Tetap Sehat
- Blog
- /
- 29/06/2021
Ginjal adalah organ yang sangat penting, namun seringkali banyak disepelekan. Ginjal yang sehat adalah bagian dari tubuh yang sehat. Seseorang yang mengalami gangguan pada ginjal akan mengganggu kualitas hidupnya, sehingga penting untuk diketahui bagaimana cara menjaga agar ginjal tetap sehat. Berikut 7 langkah untuk menjaga agar ginjal tetap sehat. 1. Menjaga kebutuhan cairan Umumnya orang dewasa membutuhkan sebanyak 2 liter per hari. Kebutuhan cairan berbeda tiap individu bergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan tingkat aktivitas. Kebutuhan cairan harus terpenuhi agar dapat menjalankan fungsi tubuh. Bila tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) maka gejala yang tampak adalah bibir tampak kering, urine berwarna pekat, dan merasa haus. Asupan cairan harus ditingkatkan bila sedang berolahraga, berada pada lingkungan yang panas, atau sedang mengalami diare atau muntah.
Ginjal Anda Menolak Sakit Covid-19
- Blog
- /
- 25/06/2021
Tanah air sedang dihebohkan dengan berita sekumpulan masyarakat dari daerah tertentu berdemo menolak melakukan swab antigen dan ada pula yang beranggapan bahwa COVID sudah berakhir. Opini-opini menyesatkan inilah yang sejak awal menjadi salah satu alasan meledaknya kasus baru COVID-19 di negeri kita. Perlu diketahui saat ini Indonesia sedang memasuki serangan gelombang kedua dengan pertambahan jumlah perharinya yaitu 15.000 kasus baru dan melampaui gelombang pertama Januari 2021 silam. Di negara lain seperti Hungaria dan Inggris dapat dengan leluasa melakukan pagelaran EURO 2020 yang dihadiri oleh penonton dengan kapasitas 100%. Negara-negara tersebut dapat demikian karena memang telah melakukan vaksinasi pada lebih dari 94% penduduknya, positivity rate mendekati 0%, dan didukung dengan masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan. Namun sekalipun demikian, model tersebut masih tetap sangat riskan. Sedangkan negara Indonesia saat ini sedang berkutat dengan permasalahan gelombang kedua COVID-19.
Tetap saja, mari Menghindari Sakit Ginjal Sekalipun di era pandemi
- Blog
- /
- 12/06/2021
Pernahkah terbersit dalam pikiran kita semua tentang seberapa berbahaya sakit ginjal, apalagi di era pandemi yang belum ada titik terang kapan berakhirnya? Juga, bagaimanakah hal tersebut dikaitkan dengan kemampuan suatu negara dalam melindungi kesehatan warga negaranya? Sesungguhnya penyakit gagal ginjal kronis (GGK) menjadi momok tidak hanya bagi pasien dan keluarga, namun lebih dari itu, intinya bagi kita semua, termasuk petugas medis, pemerintah. Bisa bayangkan kalau melihat hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan, bahwa persentase penyakit ginjal kronik di Indonesia sebesar 3,8 persen dengan kenaikan sebesar 1,8 persen dari 2013. Data BPJS Kesehatan pada tahun 2017 mencatat total biaya Rp3,1 triliun dikerahkan untuk membiayai penyakit gagal ginjal kronis. Pembiayaan tersebut adalah peringkat keempat pengeluaran terbesar lembaga asuransi kesehatan negara tersebut.
Mengenal kaitan Diabetes dan ginjal: Penanganan Dampak awal Komplikasi Diabetes pada Organ Ginjal
- Blog
- /
- 04/02/2021
Sebagaimana artikel sebelumnya, diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula (glukosa) dalam darah (gula darah puasa 126 mm/dl, gula darah 2 jam pasca puasa 200 mg/dl). Menurut WHO, tahun 1957 terdapat 120 juta penderita diabetes di seluruh dunia. Tahun 2005 diperkirakan 300 juta penderita diabetes dengan tipe 2 sebesar 90 persen. Jika pankreas tidak menghasilkan insulin cukup, gula darah meningkat (dikenal sebagai diabetes Tipe 1 atau diabetes bergantung insulin). Jika pankreas menghasilkan insulin tetapi insulin tidak bekerja dengan tepat, maka gula darah juga meningkat (dikenal sebagai diabetes Tipe 2 atau diabetes tak bergantung insulin), namun apapun bila kedua bentuk tersebut tidak terkelola dengan baik maka keduanya tetap mengancam organ organ tubuh termasuk ginjal.